Colours Selection

Akad Nikah

Acara akad nikah insya Allah diselenggarakan pagi hari dan tempatnya di Masjid samping rumah. Konsep acara akad nikah ini sakral karena hanya dihadiri oleh keluarga dan teman dekat aja. Setelah nanti ijab kabul, akan ada acara makan-makan dan salam-salaman di halaman masjid. Karena halaman masjid ini rumput-rumput, acara yang di Bandung temanya semi-outdoor. 

Dari jaman baheula, saya selalu mendambakan nikah pakai siger. Nah, makanya kita memilih untuk acara di Bandung ini semuanya pakai baju adat, it's mean saya pakai siger dan kebaya, calon suami juga kepingin pakai beskap sunda yang ada dasi kupu-kupunya kaya di instagram katanya (kita berdua emang korban IG dan Pinterest Hehe). Di akad ini gak mungkin dong pakai warna kesukaan saya, akhirnya kita pilih dominasi warna putih sesuai dengan warna favorit calon suami dengan sentuhan warna emas dan hitam biar meskipun acara ini sederhana, tapi kesannya tetep lux dan elegan.


Resepsi

Tema resepsi kita Modern Minimalis-Vintage. Jadi modern minimalis tapi tetep ada unsur vintage. Karena temanya lebih minimalis dan vintage, di resepsi saya mau pakai dres ala ala Queen Elsa. Kalau calon suami, beskap modern aja deh karena kalau pakai jas nanti ribet lagi sesuain dengan pakaian keluarga. Karena acara resepsi ini malam hari, kata Mama warnanya harus cetar membahana. Yes! berarti saya bisa pakai warna merah. Biar warna merah ini memberikan kesan vintage, kita akhirnya pilih warna merah-aqua kaya di gambar berikut ini.

Warna buat resepsi ini juga kita aplikasikan di undangan yang nanti akan kita sebar. Ngomong-ngomong soal undangan, saya lagi gemes karena belum beres-beres nih revisi wording dan desain. Padahal udah brief secara jelas ke tukang undangan maunya kita apa. Tapi sama dia belum diaplikasiin semua. Ya, emang saya maunya banyak sih :p


Hello, my name is OmTemplates. I am a professional designer and developer from BLA BLA Doing business like this takes much more effort than doing your own business at home the curse of travelling, worries about making train connections, bad and irregular food.

No comments:

Post a Comment